Responsive Banner design
Home » » Anda Wajib Tahu, Ini Dia Pentingnya Surat Jual Beli Tanah

Anda Wajib Tahu, Ini Dia Pentingnya Surat Jual Beli Tanah

Tanah memang menjadi salah satu investasi masif yang sangat menjanjikan, ya. Misalnya saja, Anda membeli tanah saat ini dengan harga sekian. Beberapa tahun kemudian, harga tanah tersebut pasti akan naik jika Anda berniat menjualnya. Karena itulah, investasi dengan tanah merupakan investasi yang menguntungkan.

Anda Wajib Tahu, Ini Dia Pentingnya Surat Jual Beli Tanah

Jika Anda tertarik berinvestasi dengan tanah ini, maka Anda juga harus mengetahui dulu beberapa keperluan saat ingin membeli tanah. Salah satu hal tersebut adalah surat jual beli tanah. Kenapa harus ada surat semacam ini?

 Karena Anda tentu sepakat bahwa tanah adalah barang yang membutuhkan nominal besar untuk mendapatkannya. Maka, segala sesuatunya memang harus rinci dan detail untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Berikut panduan untuk membuat surat jual beli tersebut. Simak sampai selesai, ya!

Pengertian Surat Jual Beli
Surat jual beli sangat penting dalam transaksi jual beli. Ini bisa menjadi bukti yang menguatkan bahwa transaksi tersebut telah sepenuhnya dilakukan secara legal dan sah. Biasanya, barang yang diperjualbelikan disertai surat jual beli adalah barang yang bernilai transaksi besar. Contohnya seperti tanah, bangunan, atau kendaraan yang bernilai mahal.

Surat jual beli sendiri mengandung arti yang memang penting bagi penjual dan pembeli. Surat ini merupakan sebuah fakta tentang proses perjanjian jual beli sebagai akta dari transaksi tersebut. Akta ini nantinya berguna sebagai pembuktian tentang perbuatan, kenyataan, atau kondisi di dalam kesepakatan antara dua belah pihak yang saling berhubungan dalam jual beli tersebut.

Surat jual beli, khususnya surat jual beli tanah ini harus dibubuhi dengan materai. Selain itu, di dalamnya juga terdapat pasal-pasal yang digunakan sebagai rincian untuk mengatur sikap kedua belah pihak. Hal ini untuk menghindari adanya kecurangan yang mungkin saja dilakukan salah satu pihak dan akan merugikan pihak yang lainnya.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan
Dalam membuat surat jual beli tanah, ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Karena ini merupakan transaksi yang besar, maka Anda benar-benar harus mengetahui detailnya. Misalkan, dengan memastikan kepemilikan tanah atau lahan tersebut, seperti apakah benar bahwa tanah itu adalah hak milik orang yang menjual, warisan, atau yang lainnya.

Ini bukan berarti Anda curiga atau bagaimana, namun sudah banyak kasus yang tidak diinginkan terjadi terkait jual beli tanah ini. Misalnya, setelah dibeli namun di kemudian hari ada orang lain yang mengaku punya hak waris terhadap tanah yang Anda beli. Kalau sudah begini, Anda bisa dituntut karena adanya ketidakjelasan di awal pada saat Anda membelinya tadi.

Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut, maka penting sekali adanya surat jual beli tanah tadi atau surat perjanjian jual beli tanah. Surat sakti ini sebaiknya dibuat sebelum tanah tersebut dibuat sertifikatnya atas nama Anda sendiri.

Fungsi Surat Perjanjian Jual Beli
Ada pun fungsi dari sebuah surat perjanjian jual beli tersebut juga sangat penting. Seperti untuk melindungi Anda dari kejadian tidak diinginkan seperti di atas. Begitu pula jika Anda selaku penjual, maka surat ini juga penting karena bisa mengantisipasi jika ada salah satu pihak yang ingkar janji.

Fungsi yang lain dari surat jual beli tanah adalah untuk menjamin kepastian tentang pembayaran dan penyerahan barang yang akan dijual tersebut. Dengan kata lain, surat ini dibuat agar kedua belah pihak antara penjual dan pembeli bisa memenuhi kewajibannya masing-masing dalam transaksi jual beli tersebut.

Menyusun Surat Perjanjian Jual Beli
Setelah mengetahui fungsi dan pentingnya surat jual beli, maka Anda juga harus tahu bagaimana cara menyusun surat jual beli ini.

Pertama, Anda harus menentukan dulu barang yang akan diperjualbelikan tersebut, disertai spesifikasinya misalkan luas, letak, harga, dan sebagainya. Untuk tanah, maka paling tidak surat jual beli itu memuat poin-poin penting seperti letaknya dalam bentuk alamat, luas tanah dengan bentuk meter persegi, batas tanah di empat penjuru mata angin, status kepemilikan yang sah, nomor surat tanah, dan yang terakhir adalah harga tanah sesuai dengan kesepakatan.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.